Siapakah yang paling berpengaruh dalam sejarah? Hart menyusun daftar urut (peringkat) seratus tokoh dengan argumentasi yang meyakinkan, tetapi juga mengundang perdebatan.
Apa alasan Hart menempatkan Nabi Muhammad pada peringkat pertama? Mengapa pula Nabi Isa menempati peringkat ke-3, sedangkan Isaac Newton peringkat ke-2, John F. Kennedy termasuk ke dalam seratus tokoh, tetapi mengapa Mahatma Gandhi tidak? Siapa yang lebih berpengaruh, Karl Marx atau Kong Hu-Cu? `Umar bin Khattab atau Alexander yang Agung?
Seratus Tokoh penuh dengan argumentasi, penuh pula dengan humor, diterjemahkan dengan gaya kocak Mahbub Djunaidi. Dan inilah antara lain pendapat pers:
Keseratus bahasan riwayat hidup ini mudah dicerna, singkat-padat dan tajam; sedang bukunya sendiri akan merupakan tambahan yang berharga bagi lemari referensi pembaca.
Roger Bonham, dalam Columbus Dispatch
Cara Hart menempatkan kedudukan seseorang tampaknya seperti keterlaluan bagi sementara orang …, tetapi buku ini merangsang pikiran dan sangat mengasyikkan.
Douglas Cox, dalam Los Angeles Times
Judulnya saja buku Seratus Tokoh, tetapi nilainya bisa jadi paling sedikit sama dengan seribu perbedaan pendapat. Dan justru itu yang diharapkan penulisnya.
Scholastic Magazine
Para pejuang hak-hak wanita boleh mencatat kenyataan dicantumkannnya hanya dua orang wanita dalam daftar Hart.
Do Carter, dalam Seattle Post-Intelligencer
Buku Hart, disamping merupakan rangkuman sejarah dunia yang bermanfaat, juga merupakan sumber perdebatan sengit yang tak akan ada habisnya.
………………….
Merupakan kumpulan e-book yang dicompile dalam format chm oleh pakdenono, mo baca lengkap silakan download.
CERAMAH KRISTOLOGI
HJ IRENA HANDONO muallaf mantan biarawati
DR. H. SANIHU MUNIR SKM, MPH kristolog
BERNARD NABABAN bekas penginjil
File-file dibawah ini adalah file audio mp3 hasil capturing dari VCD berjudul
- Yesus Ternyata Poligami Oleh : DR. H. Sanihu Munir SKM, MPH, kristolog
- Yesus Ternyata Muslim Oleh : DR. H. Sanihu Munir SKM, MPH, kristolog
- Strategi Memurtadkan Umat Islam Oleh Hj. Irene Handono, muallaf mantan biarawati
- Perayaan Natal Antara Dogma Dan Toleransi Oleh Hj. Irene Handono, muallaf mantan biarawati
-Mengapa Aku Memilih Islam Oleh Bernard Nababan, bekas penginjil
-Mereka Tidak Mengerti Perkataan Yesus Oleh DR. H. Sanihu Munir SKM, MPH, kristolog
Ijin publikasi belum diperoleh. Bila pihak pemegang Copyright keberatan atas publikasi ini, kami akan segera menghapusnya.