puasa2

“Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan dengan penuh iman dan ihtisab
maka
akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu”

Hadits Riwayat Bukhari 4/99 ; Muslim 759.

Bulan suci Ramadhan sebentar lagi tiba, seluruh umat Islam kembali disibukkan dengan agenda tahunan berupa shaum dan qiyam Ramadhan. Ghirah atau semangat beribadah kembali bergelora manakala Ramadhan tiba, yang semestinya hal ini terjadi juga pada bulan diluar Ramadhan.

Sebagai bagian dari rukun Islam, kita wajib mengetahui segala hal yang berkaitan dengan ibadah shaum kita. Bukankah syarat diterimanya amal harus memenuhi dua kriteria :

1. Ikhlas berniat karena Alloh, dalam surat Albayyinah:5

Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus[1], dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian Itulah agama yang lurus.

[1] Lurus berarti jauh dari syirik (mempersekutukan Allah) dan jauh dari kesesatan.

2. Ittiba’. Mengikuti apa yang dicontohkan Rasulullah SAW.

Diinul Islam agama yang kita anut sudah sangat lengkap dan sempurna. Maka cukuplah Rasulullah sebagai contoh dan petunjuk yang kita ikuti. Dalam masalah Addin kita diharamkan mengadakan sesuatu yang baru. Rasulullah bersabda :

“Artinya : Janganlah kamu sekalian mengada-adakan urusan-urusan yang baru, karena sesungguhnya mengadakan hal yang baru adalah bid’ah, dan setiap bid’ah adalah sesat”. [Hadits Riwayat Abdu Daud, dan At-Tirmidzi ; hadits hasan shahih].

Nah… untuk itu, marilah kita isi otak kita dengan pemahaman dan ilmu yang cukup tentang ibadah yang kita lakukan. Demikian halnya shaum Ramadhan yang sebentar lagi akan kita jumpai, Insya Alloh…

Untuk membantu anda mengisi waktu sambil belajar kembali tentang shaum Ramadhan dan segala hal yang berkaitan dengannya, berikut kumpulan artikel yang bisa anda download.

About these ads