“A’udzubillahi minasyaithonirrojiim”
-A’udzu : Mohon perlindungan, membentengi, meminta penjagaan, berlindung kepada Alloh.
-Billahi : Rabb atas segala sesuatu yang diIlahkan dan disembah sendirian, tidak ada sekutu bagiNya.
-Asyaithon : Iblis yang Alloh melaknatnya.
-Arrojiim : Terkutuk, terjauhkan, tertolak dari semua rahmat dan kebaikan, yang tidak akan mendatangkan kejelekan kepada dienku dan duniaku.

Makna Isti’adzah:
Aku berlindung dan membentengi diri kepada Alloh Rabbku dari syaithon yang terkutuk yang mengganggu bacaanku atau menyesatkanku sehingga aku binasa dan celaka, adalah Nabi SAW apabila bangun pada tengah malam maka memulai shalatnya dengan takbir kemudian beliau mengucapkan :”Aku berlindung kepada Alloh yang maha mendengar lagi maha mengetahui dari syaithon yang terkutuk dari sentuhan, tiupan dan semburannya .”(H.R Ashabussunan).

Hukum Isti’adzah:
Disunnahkan bagi setiap yang ingin membaca sesuatu dari Alqur’an satu surat atau lebih, ucapkanlah :” أعوذبا الله من الشيطان الر جيم”(A’udzubillahi minasyaithonirrojiim), kemudian baru membacanya.
Seperti yang disukai bagi orang yang sedang marah atau orang yang khawatir akan kejelekan yang akan menimpanya maka berlindunglah kepada Alloh dari syaithon yang terkutuk.

BASMALAH
Yaitu ucapan: Bismillahirrahmanirrohiim.
Makna Basmalah
Yaitu memulai dengan menyebut Asma Alloh dan mengingatNya sebelum segala sesuatu, mengharap pertolongan kepada Alloh Jalla wa ’ala disemua urusan, hanya meminta pertolongan kepadaNya saja, sesungguhnya Rabb yang disembah, yang memiliki segala kelebihan, kemurahan hati, keluasan rahmah, banyak keutamaanNya. Dan kebaikan yang rahmatNya mencakup atas segala sesuatu dan kebaikanNya meliputi seluruh makhluk.

Lafadz Jalalah (Alloh)
Yang memiliki hak untuk disembah dan diibadahi atas semua makhlukNya, dan lafadz Alloh adalah nama dari dzat Rabb Subhanahu Wa Ta’ala yang bisa dikenali dengan lafadz itu..
Arrahman yaitu nama dari nama-nama Alloh Ta’ala yang diambil dari kata Arrahmah yang menunjukan atas banyaknya rahmatNya.Dan yang dimaksud dengan rahmah adalah mencakup seluruh makhluknya, menciptakannya dan memberi rizki kepada mereka.Dan itu menunjukkan kesempurnaan nikmatNya, untuk itu dikatakan”Wahai yang memiliki rahmat didunia”.
Arrahiim yaitu: nama Alloh Ta’ala, yang diambil dari kata Arrahmah yang menunjukan atas banyaknya rahmatNya, dan khususnya kepada orang-orang mukmin, lebih khusus diakhirat, Alloh berfirman:”Dan adalah Alloh kepada orang-orang mukmin sangat rahiim.”untuk itu dikatakan “Wahai yang memiliki rahiim diakhirat”.

Hukum Basmalah
Disyariatkan untuk hamba dan dianjurkan mengucapkan basmalah ketika membacanya pada setiap surat dari kitab Alloh Ta’ala kecuali ketika membaca surat At-taubah, maka tidaklah membacanya dengan mengucap basmalah, dan ketika sholat wajib mengucapkan basmalah dengan suara lirih (pelan) meskipun melakukan sholat jahriyah (dikeraskan bacaannya), dan disunnahkan bagi hamba untuk mengucapkan Bismillah ketika makan, minum, memakai pakaian, ketika masuk masjid dan keluar darinya, dan ketika naik kendaraan, dan dalam setiap urusan yang penting sebagimana wajibnya bagi hamba untuk mengucapkan Bismillah, Allohuakbar ketika menyembelih dan nahr (menyembelih unta dengan cara menusuk dileher).

Sumber : Kitab Judul Asli: Syarh Addurusumuhimah liaamatilummah, Hal:14-16
Penulis: Syaikh Abdullah bin Abdul Aziz bin Baz (Semoga Alloh merahmatinya)
Dihimpun: Muhammad Ibrahim bin Ali bin Ibrahim Al’arfj
Penerbit:Daar Ashomii”i
Penerjemah:Rujito Ibnu Hasyim